Kunci Wallpaper

Sedikit share, disini saya mau ngasih tutorial seputar wallpaper, untuk kamu semua yang kompi ato laptopnya banyak pemakainya, dan seringkali wallpaper kamu dirubah-rubah sama temen kamu tanpa sepengetauanmu dan tanpa seizin kamu, khususnya untuk anak kos yang menjadikan computer bukan sebagai barang pribadi (pengalaman pribadi ). Oke langsung aja, langkah-langkah yang kamu harus tempuh adalah sebagai berikut:

  1. Nyalain dulu kompi/laptop kamu (pastinya..)

  2. Buka run (start run , oke dah ketemu)

  3. Ketik gpedit.msc

  4. Pilih Administrative template

  5. Kemudian pilih Dekstop

  6. Pilih Aktive Dekstop

  7. Lalu pilih Aktive desktop wallpaper

  8. Nah..sampe sudah kita di tempat tujuan…pilih dulu enable

  9. Dikotak Wallpaper name masukkan alamat tempat wallpaper kamu simpan, misal D:\New comers\gambarmu.jpg

10. Setelah semua selesai klik Apply — Oke. Nah sekarang wallpaper kamu gak bisa diganti dengan mudah. Kalo pengeng ngrubah tinggal jalanin langkah nomor 8 lalu klik disable.

.::SHARE YOUR KNOWLEDGE::.

Anda tahu kenapa Indonesia tidak menjadi negara maju?

Karena rakyat Indonesia sejak dini sudah didoktrin dengan lagu2 yang
tidak bermutu & mengandung banyak kesalahan, mengajarkan kerancuan, Dan
menurunkan motivasi.

Mari Kita buktikan :

Lagu pertama:

“Balonku Ada 5… Rupa-rupa warnanya… Merah, kuning, kelabu…..
Merah muda Dan biru …
Meletus balon hijau , dorrrr!!!”
Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna
hijau?
Jadi jumlah balon sebenarnya Ada 6, bukan 5 ! -:)

Lagu kedua:

“Aku seorang kapiten… Mempunyai pedang panjang…
Kalo berjalan prok..prok.. Prok… Aku seorang kapiten!”
Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait
Kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi) Harusnya dia tetap
konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia
bernyanyi : “mempunyai sepatu Baja (bukan pedang panjang).. Kalo berjalan
prok..prok. . Prok..” nah, itu baru klop!
Jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi :
“mempunyai pedang panjang… Kalo berjalan ndul…gondal. .gandul.. Atau
srek.. Srek.. Srek..” itu baru sesuai dgn kondisi pedang panjangnya!

Lagu ketiga:

“Bangun tidur Ku terus mandi.. Tidak lupa menggosok gigi.. Habis mandi
Ku tolong ibu.. Membersihkan tempat tidurku..” Perhatikan setelah habis
mandi langsung membersihkan tempat tidur.
Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam
menyelesaikan tugasnya Dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si
anak pakai baju dulu Dan tidak langsung membersihkan tempat tidur
dalam kondisi basah Dan telanjang!

Lagu keempat:

“Naik-naik ke puncak gunung.. Tinggi.. Tinggi sekali..kiri kanan
kulihat saja.. Banyak pohon
Cemara..2X”
Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat Dan
motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang
tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki
lalu jadi bingung Dan gak tau mau berbuat apa, bisanya cuma noleh ke
kiri ke kanan aja, gak maju2!

Lagu kelima:

“Naik kereta api tut..tut..tut. . . Siapa hendak turut ke Bandung ..
Sby.. Bolehlah naik dengan percuma..ayo kawanku lekas naik.. Keretaku tak
berhenti lama”
Nah, yg begini ini yg parah! Mengajarkan anak-anak kalo sudah
Dewasa maunya gratis melulu.
Pantesan PJKA rugi terus! Terutama jalur Jakarta-Malang Dan
Jakarta-Surabaya!

Lagu keenam:
“Di pucuk pohon cempaka.. Burung kutilang berbunyi.. Bersiul2 sepanjang
Hari dg tak
Jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li.. Li..li..”
Ini juga menyesatkan Dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg
Sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. Cuit!
Kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan: acara
lagu anak2 dgn presenter Agnes Monica waktu dia masih kecil adalah tra
la la tri li li!), bukan burung!

Lagu ketujuh

“Pok am¨¦ am¨¦.. Belalang kupu2.. Siang makan nasi, kalo malam
minum Susu..”
Ini jelas lagu dewasa Dan tidak konsumsi anak2!
Karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan
anak Kecil.
Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem
ya Minum susu!

Lagu kedelapan

“Nina bobo Nina bobo oh Nina bobo… Kalau tidak bobo digigit nyamuk”
Menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 Indonesia diajak tidur dgn
lagu yg penuh nada mengancam. Dan justru waktu tidur Kita sering digigit
nyamuk

Lagu kesembilan:

“Bintang kecil dilangit yg biru…”
Ini menunjuk pada sesuatu yang tidak pada kenyataan Dan membingungkan
Bintang khan adanya malem, lah kalo malem kok warna langitnya biru?
Lagu Kesepuluh:

“Ibu Kita Kartini…harum namanya”
Mana yang benar… Tidak pernah memperoleh penjelasan Ibu Kita itu
namanya Kartini atau Harum?

Lagu kesebelas:

“Pada Hari minggu kuturut ayah ke kota …naik delman istimewa kududuk
di muka”
Apakah memang anak harus duduk di depan? Seperti Kita lihat mereka yang
menggunakan sepeda motor sekarang ini…. Anak selalu di depan

Lagu keduabelas

“Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun Kita…”
Kalo mau nanam jagung, ngapain dalam-dalam emang MO bikin sumur?
Mungkin yang inilah yang membuat Kita-Kita ini semua sekarang menjadi orang
yang tidak bisa berpikir jernih

Berbagai tips meningkatkan kinerja komputer – Best Tips from ebsoft –

Seiring dengan banyaknya software/program yang di install di komputer, sering kita merasa kinerja komputer kita menjadi semakin lambat. Atau kadang kita tahunya komputer kita semakin lambat kinerjanya. Hal ini wajar apalagi dengan semakin lamanya penggunaan komputer dengan berbagai program didalamnya.

Sebenarnya kinerja komputer bisa dipengaruhi oleh banyak faktor, baik software maupun hardware. Ada berbagai tips yang dapat dilakukan agar kinerja komputer menjadi lebih baik. Berikut beberapa tips yang mungkin dapat dilakukan dan mungkin sebagian sudah umum kita lakukan atau kita dengar.

1. Uninstall program yang tidak dipakai

Meskipun tidak dijalankan, program yang jarang atau tidak pernah digunakan bisa ikut mempengaruhi kinerja komputer. Terutama program yang menyimpan seting-setingnya di registry. Mengapa ? karena setiap kali komputer dijalankan, registry windows akan di load di memory, sehingga semakin besar ukurannya, memori yang digunakan akan semakin besar pula.

2. Periksa program-program yang otomatis berjalan dengan Windows

Hal ini bisa di cek dengan program seperti autoruns. Biasanya ada beberapa program yang selalu berjalan yang sebenarnya tidak begitu penting atau kurang penting.

3. Defragment hardisk

Ini bisa dilakukan melalui menu Properties > System Tools > Disk Defragment. Yang tujuannya untuk menata kembali file-file sesuai prioritasnya.

defragment-hardisk-300x200

4. Mematikan service yang tidak terpakai

Hal ini memerlukan sedikit pengetahuan tentang komputer. Services merupakan program/library juga yang dijalankan (di load) setiap komputer hidup. Bisa dilihat melalui Control Panel > Administrative Tools > Services. Jika komputer tidak pernah digunakan online (internet), ada beberapa service yang bisa di non aktifkan. Misalnya Windows Time dan beberapa service lainnya ( bisa di cek keterangannya). Tapi hal ini juga perlu berhati-hati, jika salah bisa menyebabkan beberapa fungsi windows tidak berjalan.

5. Hindari penggunakan Skin windows

Kadang penggunaan tampilan/skin tambahan windows bisa mempengaruhi kinerja cukup signifikan. Terutama penggunaan software tambahan. Sebaiknya jika ingin tampilan yang berbeda gunakan saja Windows Themes (bawaan windows).

6. Matikan beberapa efek Visual Windows

Selain itu beberapa efek windows [xp] yang tidak begitu penting bisa di matikan. Bisa di dilakukan melalui klik kanan di My Computer pilih Properties. Di tab Advanced di bagian Performance klik tombol Settings. Bisa di non aktifkan Visual efek yang tidak begitu penting.

performance-options-206x300

7. Batasi tambahan jumlah font

Ini berpengaruh ke aplikasi yang menggunakan Pilihan font seperti Microsoft Office. Dengan banyaknya font tambahan akan mempengaruhi ke memori yang digunakan dan loading akan terasa lebih lambat.

8. Hapus icon di desktop yang tidak penting

Sering program yang di install di komputer akan membuat shortcut baru (icon) di desktop. Jika kita jarang menggunakan icon-icon ini, lebih baik di hapus saja, bisa sedikit mengurangi pemakaian memori.

9. Scan komputer dari Virus, Spyware, trojan dan sejenisnya

Jika komputer terinfeksi virus, sebagian besar kinerjanya akan menurun, bahkan bisa-bisa komputer menjadi sangat lambat. Oleh karena itu sebaiknya selalu dijaga agar komputer bebas virus. kemudian jika komputer sering terkoneksi ke Internet, maka sebaiknya sekitar sebulan sekali komputer di scan dari spyware, mallware dan sejenisnya.

10. Gunakan alternatif software yang lebih ringan

Beberapa software kandang hanya digunakan untuk beberapa hal yang sederhana. Misalnya menggunakan ACDSee hanya untuk melihat-lihat gambar atau foto saja. Jika hanya ingin melihatl lihat gambar dengan format standard, maka bisa menggunakan Fasilitas bawaan windows, karena ACDSee cukup berat terutama versi-versi terbaru.

11. Menggunakan Software TuneUp, defragment dan sejenisnya.

Jika kita kesulitan dengan optimalisasi sistem manual dan ingin cara mudah, maka kita bisa menggunakan program-program TuneUp, Defragment registry, dan sejenisnya.

12. Upgrade hardware

Jika memiliki dana tambahan dan spesifikasi komputer masih pas-pasan maka bisa di upgrade hardwarenya seperti Memory, CPU atau VGA. Yang paling berpengaruh biasanya Memory dan CPU.

13. Install Ulang

Kadang sistem yang sangat lama dan penuh dengan program yang banyak tidak/jarang terpakai, meski sudah di optimalisasi masih saja lambat. Jika seperti itu, mungkin install ulang adalah solusi yang terbaik, karena biasanya dengan system yang lebih “fresh” kinerja bisa maksimal.

Cara-cara diatas mungkin hanya sebagian tips yang bisa dilakukan dan saya yakin masih banyak tips lain termasuk optimalisasi setting hardware. Jika ada tambahan tips lainnya, silahkan.

Semoga bermanfaat: di sadur dari http://ebsoft.web.id

DetikSearch: Search Engine Buatan Indonesia Pertama?

detiksearch1Search engine Indonesia pertama buatan detik! Atau setidaknya itulah yang pertama kali terlintas di benak saya saat pertama kali membaca tentang DetikSearch. Tetapi setelah saya kunjungi dan selidiki lebih lanjut, tampaknya DetikSearch sama sekali tidak berhubungan dengan situs berita populer Indonesia ini karena:

  1. Situs tersebut memiliki IP 64.233.179.121 — berada di bawah kendali Google, situs ini kemungkinan besar dibuat menggunakan Google App Engine. (Dan kelihatannya memang benar karena kemarin mendapatkan halaman error ini)
    Halaman error DetikSearch
  2. Domain untuk properti detik biasanya terdaftar dengan alamat email wiwi@agrakom.com, berbeda dengan DetikSearch
  3. MX Record untuk amanda@detiksearch.com, alamat email yang tertera situ DetikSearch menunjuk kepada Gmail, tidak seperti alamat-alamat email detik yang biasanya menunjuk ke server milik Agrakom.
  4. Apabila ini benar merupakan search engine pertama Indonesia, pastilah berita ini akan diumumkan melalui situs utama milik detik yang memiliki jumlah pengunjung banyak. Tetapi pencarian tentang DetikSearch di Google untuk situs detik.com maupun detikinet.com tidak membuahkan hasil apapun.
  5. Tampilannya/gaya desain/branding modern yang sama sekali berbeda dengan properti milik detik lainnya.

Akan tetapi selain itu, hasil pencarian yang diberikan sebenarnya cukup lumayan. Sebagai contoh, pencarian untuk “Apple” memberikan hasil yang hampir sama dengan Google, memberikan situs utama Apple sebagai hasil pertama dan halaman-halaman situs lain yang berhubungan dengan perusahaan teknologi Apple, plus sebuah halaman Wikipedia tentang buah apel.

Selain itu, saya juga cenderung menduga bahwa DetikSearch sebenarnya bukan sebuah proyek search engine skala penuh yang lengkap dengan web crawler dan memiliki indeks yang diolah sendiri karena jujur saja, investasi dan keahlian yang dibutuhkan untuk membuat sebuah search engine berkualitas baik sangat sulit. Lihat saja dengan Cuilsearch engine beranggotakan beberapa orang yang sangat pakar di bidangnya, tetapi tetap tidak memberikan hasil yang begitu memuaskan. Mungkinkah DetikSearch hanya menggunakan API dari mesin pencari tertentu?

Setelah melakukan beberapa pencarian lebih lanjut, pencarian dengan akta kunci “dual boot” memberikan hasil pertama dengan deskripsi Wikipedia yang kurang optimal seperti yang Anda lihat di gambar ini:

Hasil pertama DetikSearch untuk Dual boot

Bandingkan hasilnya dengan pencarian “dual boot” di Yahoo yang juga memberikan deskripsi yang kurang optimal untuk artikel-artikel Wikipedia yang dialihkan dari halaman lain.

Hasil pencarian Yahoo untuk dual boot

Dugaan saya adalah DetikSearch menggunakan API Yahoo BOSS yang berbeda dengan Google Custom Search, boleh dipakai secara gratis tanpa perlu menunjukkan logo/nama Yahoo (harap diingat bahwa semua ini adalah hipotesa belaka).

Akan tetapi, DetikSearch juga mungkin melakukan beberapa optimisasi dengan harapan memberikan hasil pencarian yang lebih baik untuk para pengguna Indonesia. Salah satu hal lain yang saya perhatikan adalah (selain hasil pencariannya yang lebih sedikit) situs-situs berbahasa Indonesia mendapatkan rangking yang lebih tinggi dibandingkan mesin pencari lainnya.

Contohnya, pencarian dengan kata kunci “open source mail server” menampilkan beberapa halaman Indonesia pada halaman pertama pencarian. Pendapat Anda? Apakah DetikSearch merupakan sebuah mesin pencari yang patut dipakai? Keunggulan lain apa lagi yang Anda lihat?

Demo Do While

public class DemoDoWhile {

/**Main Method*/
public static void main(String[] args) {
int counter = 0;  // Inisialisasi counter

System.out.println(”\nPROGRAM DEMO DO..WHILE”);
System.out.println(”———————-\n”);

do {                  // Kondisi perulangan
System.out.println( “Mencetak counter ke-” + counter );
++counter;   // Menaikkan counter dengan 1
} while ( counter <= 0 );
}
}

Demo If

public class DemoIf{

/**Main Method*/
public static void main(String [] args){
double nilaiInput;

System.out.println(”nPROGRAM DEMO IF”);
System.out.println(”—————n”);

// Menginstruksikan user untuk menginputkan nilai
System.out.print(”Masukkan Nilai [0 – 100]: “);
nilaiInput = InputConsole.readDouble();

// Menyeleksi kondisi dan mencetak hasil ke console
if (nilaiInput >= 60)
System.out.println(”nSelamat, anda lulus mata kuliah ini.”);

}
}

Biodata Karyawan

import javax.swing.JOptionPane;
public class karyawan
{
//Atribut
String Nama;
String NIP;
double gaji_kotor;
double pajak;
int jumlah_anak;

//Method

public void output_nama_nip()
{
String msg = “Nama karyawan ” +Nama +” NIP karyawan “+NIP;
JOptionPane.showMessageDialog(null, msg);
}

public void output_nama_nip2(String a, String b)
{   Nama=a;
NIP=b;
String msg = “Nama karyawan ” +Nama +” NIP karyawan “+NIP;
JOptionPane.showMessageDialog(null, msg);
}

public double hitung_gaji_bersih()
{
return(gaji_kotor+(gaji_kotor*0.02*jumlah_anak)-(gaji_kotor*pajak));
}

public double hitung_tunjangan()
{
return (gaji_kotor*0.02*jumlah_anak);
}

public void hitung_pajak()
{
String msg = “Pajak = ” + (gaji_kotor*pajak) + “!”;
JOptionPane.showMessageDialog(null, msg);

}

public static void main(String args[])
{
//instansiasi objek
karyawan Didi=new karyawan();

//Memasukkan nama
Didi.Nama=JOptionPane.showInputDialog(“Masukkan nama”);

//Memasukkan NIP
Didi.NIP=JOptionPane.showInputDialog(“Masukkan NIP”);

//Output Nama dan NIP
Didi.output_nama_nip();

//instansiasi objek
karyawan Mimi=new karyawan();

//Deklarasi variabel sementara
String temp,temp1;

//Memasukkan nama
temp=JOptionPane.showInputDialog(“Masukkan nama”);

//Memasukkan NIP
temp1=JOptionPane.showInputDialog(“Masukkan NIP”);

Mimi.output_nama_nip2(temp,temp1);

//Memasukkan gaji kotor
String nilai = “”;
nilai=JOptionPane.showInputDialog(“Masukkan gaji kotor”);
Didi.gaji_kotor=Double.parseDouble(nilai);

//Memasukkan pajak
nilai = “”;
nilai=JOptionPane.showInputDialog(“Masukkan persen pajak”);
Didi.pajak=Double.parseDouble(nilai);

//Memasukkan jumlah anak
nilai = “”;
nilai=JOptionPane.showInputDialog(“Masukkan jumlah anak”);
Didi.jumlah_anak=Integer.parseInt(nilai);

//Output gaji bersih
String msg = “gaji bersih = ” + Didi.hitung_gaji_bersih() + “!”;
JOptionPane.showMessageDialog(null, msg);

//Output hitung pajak
Didi.hitung_pajak();

//Output hitung tunjangan
msg = “Tunjangan = ” + Didi.hitung_tunjangan() + “!”;
JOptionPane.showMessageDialog(null, msg);

}

}